Rabu, 11 September 2019

DRAMA PASKAH "KEBANGKITAN YESUS"

Sebuah fragmen karya HKBP Takengon yang diperankan oleh Punguan Ina HKBP Takengon untuk memperingati hari paskah tahun 2012. Drama ini diadaptasi dari kitab injil yang menceritakan kisah nyata Kebangkitan Yesus dihadapan parab muridNya.

KEBANGKITAN YESUS



PEMAIN:
Thomas              :  Ny. H. Sinaga
Andreas             :  Ny. M. Sinaga
Petrus                :  Ny. J. Simorangkir
Yohanes             :  Ny. A. Sitohang
M.Magdalena      :  Ny. HT. Hutapea
M. Yohana          :  Ny. RM. Nadeak
M.Ibu Yakobus   : Ny. S. Waruwu
Malaikat             :  Ny. JR. Saragih
Prajurit 1           :  st. R. Pardede
Prajurit 2           :  st. R. Simamora   
Fragmen 1: Kembali menjadi penjala ikan
Pemain:
Petrus
Thomas
Andreas
Malaikat
(Setting: Di sudut  panggung, nampak tiga orang murid Yesus yaitu Petrus, Thomas dan Andreas sedang duduk termenung-menung.
Narator    : setelah kematian Yesus, tampaklah tiga orang murid Yesus yaitu Petrus, Thomas dan Andreas sedang duduk termenung-menung. Mereka tampak putus harapan karena kematian Guru Agung mereka beberapa hari sebelumnya.
Thomas     : (Berdiri dengan lesu, Kemudian menatap kosong jauh ke depan) Sekarang, apa yang akan kita lakukan untuk hari-hari ke depan? Kita tidak bisa terus-terusan meratapi kematian Guru kita seperti ini…..
Andreas    : (Menarik nafas panjang). Aku sendiri juga bingung….aku tidak tahu bagaimana menghadapi situasi seperti ini…aku merasa seperti ditinggalkan oleh orang yang begitu dekat, yang begitu kuhormati dan kukagumi. Tidak kusangka, hanya seperti ini akhirnya…..hmmmmhh (kembali menarik nafas panjang).
Petrus       : (Sambil memeriksa jala ikan) Yang sudah terjadi biar terjadi. Yang sudah mati tidak akan kembali lagi. (mengemasi jala lalu bangkit berdiri). Aku tidak mau seperti ini terus…Tidak ada gunanya! Lebih baik aku kerja menjala ikan lagi. Terserah kalian mau ikut atau tidak... (meninggalkan para murid yang saling berpandangan)
Thomas     : Petrus, tunggu, aku ikut denganmu mencari ikan…!
Andreas    : Aku juga ikut (Para murid pergi menjala ikan)
Narator    : Benar-benar memprihatinkan. Tiga tahun lebih mereka bersama dengan Yesus, tetapi tetap saja tidak bisa mempercayai sepenuhnya ucapan Yesus. Berkali-kali Yesus berkata bahwa Ia akan bangkit kembali setelah tiga hari kematianNya, mengapa mereka masih saja tidak percaya? Sekarang mereka malah kembali sibuk bekerja menjala ikan….padahal Yesus telah menetapkan mereka menjadi penjala manusia.
Fragmen 2: Berita Kebangkitan Kepada Tiga Perempuan Yang Berziarah
Pemain:
Maria Magdalena
Maria Yohana
Maria Ibu Yakobus
Prajurit 1
Prajurit 2
Malaikat
Narator    : pada hari ketika setelah Yesus mati, tampaklah Malaikat Tuhan turun dan menggulingkan batu penutup kubur Yesus. Ketika itu terjadi gempa yang sangat luar biasa dahsyatnya.
(Gempa dahsyat-prajurit Romawi yang menjaga kubur ketakutan).
Prajurit 1  : Gempa ini luar biasa dahsyatnya.. Saya tidak pernah mengalami gempa sedahsyat ini.
Prajurit 2 : Benar! Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang?
Prajurit 1  : Sebaiknya kita tinggalkan tempat ini!
Prajurit 2 : lalu bagaimana dengan tanggung jawab kita disini?
Prajurit 1  : Ahhh.. aku tidak peduli! Daripada aku mati disini. (bergegas pergi)
Prajurit 2 : (mengikut temannya juga bergegas pergi)
(Kemudian muncul Maria dkk menuju kubur itu untuk merempah-rempahi jasad Yesus. Mereka terlibat obrolan.)
M. Magdalena  :      Maria, bagaimana kita mau masuk kedalam kubur Yesus, sementara pintu kubur Yesus tertutup batu besar.

M. Yohana   : iya juga ya.. bagaimana ini? Atau kita kembali saja ke kota dan meminta bantuan beberapa orang murid Yesus untuk menemani sekaligus menolong kita menggeser batu itu.?
M. I. Yakobus  :      tidak perlu Maria! Mereka terlalu sedih saat ini. Sudahlah kita lihat saja apa yang bisa kita lakukan nanti.
(mereka melanjutkan perjalanan. Sesampai di mulut kubur itu, mereka terkejut karena batu penutup kubur Yesus telah terguling. Seorang Malaikat duduk di dekat mulut gua dengan pakaian bersinar-sinar. Malaikat itu tersenyum kepada ketiga perempuan yang masih kaget bercampur takut itu)
Malaikat     : Jangan takut. Kamu mencari Yesus orang Nazaret yang disalibkan itu kan?, Mengapa kamu mencari Dia yang hidup diantara orang mati? Ia tidak ada disini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakannya kepada kamu, ketia Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari ketiga. Lihatlah sendiri, Ia tidak ada lagi disana!
(Ketiga perempuan itu masuk ke dalam dan mendapati keadaan kubur seperti yang diberitakan Malaikat tadi)
Maria dkk   : Benar!! Tuhan sudah bangkit.
Malaikat     : Sekarang, pergilah dan sampaikan pesan ini kepada murid-murid Yesus bahwa Guru mereka telah menanti kedatangan mereka di Galilea. Di sanalah kamu semua akan melihat Dia yang telah bangkit.
(Ketiga perempuan itu segera meninggalkan tempat itu sambil berlari-lari dengan perasaan gentar dan takut berbaur menjadi satu).
Fragmen 3: Maria menjumpai para murid; Thomas bertemu Yesus
Pemain:
Maria dkk
Petrus
Yohanes
Thomas
M. Magdalena          :         Petrus, tadi pagi-pagi benar kami ingin meminyaki tubuh Yesus, tapi kami melihat kubur Yesus sudah terbuka. Dan kami bertemu seorang malaiakat yang berkata bahwa Yesus telah bangkit. Dan kami melihatnya sendiri, kuburan Yesus sudah kosong.
Petrus         : benarkah seperti itu? Ayo kita buktikan!
Yohanes      : Iya, aku juga ikut! (bergegas pergi)
(Petrus dan Yohanes berlari menuju kubur Yesus, Yohanes berlari lebih cepat dari Petrus )
(Yohanes Tiba dahulu di kubur sementara Petrus datang kemudian )
Yohanes      : kubur Yesus sudah kosong!
Petrus         : (Melompat masuk dan keluar kembali) Benar! Tuhan sudah bangkit. Mari kita beritahukan kepada teman-teman lain tentang kabar baik ini.
(petrus dan Yohanes berjaan dan bertemu Thomas)
Yohanes      : Thomas, kami sudah melihat Tuhan. Ia telah bangkit dari kematian!
Thomas       : Sebelum aku melihat bekas paku pada tanganNya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku kedalam lambungnya sekali-kali aku aku tidak akan percaya.
(Thomas beranjak pergi, para murid mengikuti. Tiba-tiba sayup-sayup terdengar suara Yesus menyapa Thomas)
Suara Yesus : Damai sejahtera bagi kamu! Thomas, taruhlah jarimu disini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan  kedalam lambung-Ku dan jangan Engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.
(Dengan gemetar Thomas meraba dan mencucukkan tangannya. Semua murid memperhatikan penuh seksama. Setelah itu, Thomas bersujud).
Thomas       : (menangis) Ya Tuhan Allahku, aku percaya
Suara Yesus : karena engkau telah melihat aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang  tidak melihat, namun percaya.

-----------THE END----------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DRAMA PASKAH "KEBANGKITAN YESUS"

Sebuah fragmen karya HKBP Takengon yang diperankan oleh Punguan Ina HKBP Takengon untuk memperingati hari paskah tahun 2012. Drama ini diada...