KEBANGKITAN
YESUS
PEMAIN:
Thomas : Ny. H. Sinaga
Andreas : Ny. M. Sinaga
Petrus : Ny. J. Simorangkir
Yohanes : Ny. A. Sitohang
M.Magdalena : Ny. HT. Hutapea
M. Yohana : Ny. RM. Nadeak
M.Ibu Yakobus : Ny. S. Waruwu
Malaikat : Ny. JR. Saragih
Prajurit 1 : st. R. Pardede
Prajurit 2 : st. R. Simamora
Fragmen 1: Kembali
menjadi penjala ikan
Pemain:
Petrus
Thomas
Andreas
Malaikat
Pemain:
Petrus
Thomas
Andreas
Malaikat
(Setting: Di sudut panggung, nampak tiga orang murid Yesus yaitu
Petrus, Thomas dan Andreas sedang duduk termenung-menung.
Narator
: setelah
kematian Yesus, tampaklah tiga orang murid Yesus yaitu Petrus, Thomas dan
Andreas sedang duduk termenung-menung. Mereka tampak putus harapan karena
kematian Guru Agung mereka beberapa hari sebelumnya.
Thomas : (Berdiri
dengan lesu, Kemudian menatap kosong jauh ke depan) Sekarang, apa yang akan
kita lakukan untuk hari-hari ke depan? Kita tidak bisa terus-terusan meratapi
kematian Guru kita seperti ini…..
Andreas : (Menarik
nafas panjang). Aku sendiri juga bingung….aku tidak tahu bagaimana menghadapi
situasi seperti ini…aku merasa seperti ditinggalkan oleh orang yang begitu
dekat, yang begitu kuhormati dan kukagumi. Tidak kusangka, hanya seperti ini
akhirnya…..hmmmmhh (kembali menarik nafas panjang).
Petrus : (Sambil
memeriksa jala ikan) Yang sudah terjadi biar terjadi. Yang sudah mati tidak
akan kembali lagi. (mengemasi jala lalu bangkit berdiri). Aku tidak mau seperti
ini terus…Tidak ada gunanya! Lebih baik aku kerja menjala ikan lagi. Terserah
kalian mau ikut atau tidak... (meninggalkan para murid yang saling
berpandangan)
Thomas : Petrus,
tunggu, aku ikut denganmu mencari ikan…!
Andreas : Aku juga
ikut (Para murid pergi menjala ikan)
Narator : Benar-benar
memprihatinkan. Tiga tahun lebih mereka bersama dengan Yesus, tetapi tetap saja
tidak bisa mempercayai sepenuhnya ucapan Yesus. Berkali-kali Yesus berkata
bahwa Ia akan bangkit kembali setelah tiga hari kematianNya, mengapa mereka
masih saja tidak percaya? Sekarang mereka malah kembali sibuk bekerja menjala
ikan….padahal Yesus telah menetapkan mereka menjadi penjala manusia.
Fragmen 2: Berita
Kebangkitan Kepada Tiga Perempuan Yang Berziarah
Pemain:
Maria Magdalena
Maria Yohana
Maria Ibu Yakobus
Pemain:
Maria Magdalena
Maria Yohana
Maria Ibu Yakobus
Prajurit
1
Prajurit
2
Malaikat
Malaikat
Narator : pada
hari ketika setelah Yesus mati, tampaklah Malaikat Tuhan turun dan menggulingkan
batu penutup kubur Yesus. Ketika itu terjadi gempa yang sangat luar biasa
dahsyatnya.
(Gempa
dahsyat-prajurit Romawi yang menjaga kubur ketakutan).
Prajurit
1 : Gempa
ini luar biasa dahsyatnya.. Saya tidak pernah mengalami gempa sedahsyat ini.
Prajurit
2 : Benar!
Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang?
Prajurit
1 : Sebaiknya
kita tinggalkan tempat ini!
Prajurit
2 : lalu
bagaimana dengan tanggung jawab kita disini?
Prajurit
1 : Ahhh..
aku tidak peduli! Daripada aku mati disini. (bergegas pergi)
Prajurit
2 : (mengikut temannya juga bergegas
pergi)
(Kemudian muncul Maria dkk menuju kubur
itu untuk merempah-rempahi jasad Yesus. Mereka terlibat obrolan.)
M. Magdalena : Maria,
bagaimana kita mau masuk kedalam kubur Yesus, sementara pintu kubur Yesus
tertutup batu besar.
M.
Yohana : iya
juga ya.. bagaimana ini? Atau kita kembali saja ke kota dan meminta bantuan
beberapa orang murid Yesus untuk menemani sekaligus menolong kita menggeser
batu itu.?
M. I. Yakobus : tidak perlu Maria! Mereka terlalu sedih
saat ini. Sudahlah kita lihat saja apa yang bisa kita lakukan nanti.
(mereka melanjutkan perjalanan. Sesampai
di mulut kubur itu, mereka terkejut karena batu penutup kubur Yesus telah
terguling. Seorang Malaikat duduk di dekat mulut gua dengan pakaian
bersinar-sinar. Malaikat itu tersenyum kepada ketiga perempuan yang masih kaget
bercampur takut itu)
Malaikat : Jangan
takut. Kamu mencari Yesus orang Nazaret yang disalibkan itu kan?, Mengapa kamu
mencari Dia yang hidup diantara orang mati? Ia tidak ada disini, Ia telah
bangkit. Ingatlah apa yang dikatakannya kepada kamu, ketia Ia masih di Galilea,
yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan
disalibkan, dan akan bangkit pada hari ketiga. Lihatlah sendiri, Ia tidak ada
lagi disana!
(Ketiga perempuan itu masuk ke dalam
dan mendapati keadaan kubur seperti yang diberitakan Malaikat tadi)
Maria
dkk : Benar!!
Tuhan sudah bangkit.
Malaikat : Sekarang,
pergilah dan sampaikan pesan ini kepada murid-murid Yesus bahwa Guru mereka
telah menanti kedatangan mereka di Galilea. Di sanalah kamu semua akan melihat
Dia yang telah bangkit.
(Ketiga perempuan itu segera
meninggalkan tempat itu sambil berlari-lari dengan perasaan gentar dan takut
berbaur menjadi satu).
Fragmen 3: Maria menjumpai
para murid; Thomas bertemu Yesus
Pemain:
Maria dkk
Pemain:
Maria dkk
Petrus
Yohanes
Thomas
M. Magdalena : Petrus, tadi pagi-pagi benar kami ingin
meminyaki tubuh Yesus, tapi kami melihat kubur Yesus sudah terbuka. Dan kami
bertemu seorang malaiakat yang berkata bahwa Yesus telah bangkit. Dan kami
melihatnya sendiri, kuburan Yesus sudah kosong.
Petrus : benarkah
seperti itu? Ayo kita buktikan!
Yohanes : Iya,
aku juga ikut! (bergegas pergi)
(Petrus dan Yohanes berlari menuju
kubur Yesus, Yohanes berlari lebih cepat dari Petrus )
(Yohanes
Tiba dahulu di kubur sementara Petrus datang kemudian )
Yohanes : kubur
Yesus sudah kosong!
Petrus : (Melompat
masuk dan keluar kembali) Benar! Tuhan sudah bangkit. Mari kita beritahukan
kepada teman-teman lain tentang kabar baik ini.
(petrus
dan Yohanes berjaan dan bertemu Thomas)
Yohanes : Thomas,
kami sudah melihat Tuhan. Ia telah bangkit dari kematian!
Thomas
: Sebelum
aku melihat bekas paku pada tanganNya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke
dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku kedalam lambungnya sekali-kali
aku aku tidak akan percaya.
(Thomas beranjak pergi, para murid
mengikuti. Tiba-tiba sayup-sayup terdengar suara Yesus menyapa Thomas)
Suara
Yesus : Damai
sejahtera bagi kamu! Thomas, taruhlah jarimu disini dan lihatlah tangan-Ku,
ulurkanlah tanganmu dan cucukkan kedalam
lambung-Ku dan jangan Engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.
(Dengan gemetar Thomas meraba dan
mencucukkan tangannya. Semua murid memperhatikan penuh seksama. Setelah itu,
Thomas bersujud).
Thomas : (menangis)
Ya Tuhan Allahku, aku percaya
Suara
Yesus : karena
engkau telah melihat aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.
-----------THE
END----------

Tidak ada komentar:
Posting Komentar