1.
Yessi :
Bella (penjual koran, yatim piatu, pemurung)
2.
Yeben :
Jordan (anak orang kaya, jago basket dan seni, malas gereja)
3. Juwita : Merry (sakit, gampang putus
asa)
4.
Salsa :
Mika (anak orang kaya, manja, agak sombong)
5.
Angel :
Syellow (teman dekat Mika, penyabar dan bijaksana)
6.
Tasya :
Andrea (penyayang)
7. Kristin : Terecia (ketua remaja, bijaksana)
8. Riki : Victor (dewasa dan sebaya
dengan Jordan)
9. Anggi : Freddy & Perampok 1
10. Gabriel : Moses & Perampok 2
11. Peter : Peter (Lucu dan nge fans kepada Jordan)
12. Willy : Maikel (pemberani dan percaya
diri)
Latar
panggung:
1. Sudut
jalanan kota
2. Sudut
Gereja
3. Sudut
rumah Jordan
4. Pembaringan
Merry yang sakit
Property:
-
HP
-
Bingkisan natal
-
Bola basket/gitar
-
Koran
-
Obat-obatan
-
Dll
ADEGAN 1
Pemain:
Bella, Merry, Jordan dan Mika
Setiap tahun umat Kristen di seluruh dunia merayakan indahnya
natal dengan berbagai cara, baik di rumah maupun di gereja. Berbagai persiapan mulai
di lakukan bahkan sejak bulan Oktober, seperti mempersiapan baju baru, pohon
natal baru, penampilan baru dan persiapan lainnya. Namun terkadang kita lupa bahwa tidak semua orang
dapat merasakan sukacita Natal, mungkin ada yang sakit, yang lupa kepada Tuhan
karena harta, yang sibuk dengan pekerjaanya, atau yang mengalami kesulitan
ekonomi. Hal inilah yang di alami beberapa anak Tuhan di kota Efrata, di saat kebanyakan orang mulai
berbenah menyambut natal mereka mengalami kesedihan .
(Merry, Jordan dan Bella tampil di panggung
di iringi lagu Gema Natal-Rezki Ananta. Mereka sedih dan tidak ada sukacita
yang mereka rasakan)
1.
Bella memeluk Koran dengan wajah murung dan
lelah, teringgat alm.kedua orang tuanya dan menangis meratapi nasib.
2.
Jordan remaja dengan banyak talenta tapi
kurang di perhatikan orang tuanya. Ia merasa galau karena dalam pertandingan
basket timnya kalah serta nilainya anjlok disekolah.
3.
Merry telah lama terbaring sakit, ia me.rasa
lelah dan putus asa karena penyakitnya sampai sekarang belum diketahui para
medis
ADEGAN 2:
Pemain:
Mika, Syellow, Bella, Remaja HKBP Efrata
Di suatu sore
remaja HKBP Efrata akan melakukan pertemuan untuk membahas acara bakti Natal
maka, dua anggota remaja yaitu Mika dan Syellow berangkat
bersama-sama. Mika adalah anak dari keluarga kaya raya yang memiliki sifat
manja dan agak sombong. Diperjalanan Mika memamerkan HP barunya kepada Syellow.
Mika : (menunjukan HP) Syellow lihat ni HP baruku! HP
ini dibeli papa ku di luar negri, canggih banget lo, aku bisa selfi (memperagakan
selfi), BBMan, belanja oline dan masih banyak lagi….
Syellow : wah…kerennya…pasti
mahal ya harganya…
Mika : iya dong….. harganya 8 Juta…
Syellow : (takjub) ya
ampun mahalnya…. Bukannya pemborosan tu Mik…?
Mika : hellooo…. bagi keluarga ku uang segitu gak ada
apa-apanya ya.. Bilang aja kamu sirik makanya kamu bilang pemborosan! (kesal)
Syellow : ya ampun Mik….
teganya kamu nuduh aku sirik (sedih)
Mika : makanya jangan bilang boros dong, emangnya belinya
pake uang kamu (tiba-tiba datang pencopet dan mencopet hp Mika, ia terjatuh)
aduh…HP ku…. Tolong…….Tolong (Syellow mencoba mengejar pencopet tapi gagal) HP ku ……huhuhuhhu…balikin HP ku…….huhuhuhuhuhu
(menangis tersedu-sedu)
Syellow : (menolong Mika
bangun) sudah Mik…sudah, ikhlasin aja ya….
Mika : huhuhuhuhuhu..itu HP kesayanganku…enak aja
diikhlasin…
Syellow : sabar Mik, semua
harta yang kita punya adalah titipan Tuhan, mungkin HP itu bukan rezeki kamu. Lihatlah
si Bella (menunjuk Bella yang menjajakan Koran) hidupnya sangat susah, setiap
hari dia harus menjual koran..hidupmu jauh lebih beruntung.
Mika : (Memperhatikan Bella) iya sih…. Apa mungkin
aku di hukum Tuhan ya karna tadi ngomong kasar sama kamu?
Syellow : Enggak kok,
mungkin ini teguran agar kamu jangan ceroboh dan memperhatikan orang lain yang
lebih susah.
Mika : iya sih… dan kayaknya kita harus bantu Bella,
kasihan lihatnya….
Syellow : iya Mik.
Gimana kalau kita bilang aja ke kak
Terecia, kabarnya remaja mau buat acara bakti natal loh…
Mika : iya… ayo kita ke gereja sekarang (Mika dan Syellow
menuju gereja)
Setibanya di gereja, Mika dan Syellow bertemu dengan anggota
remaja HKBP Efrata yang lain. Mika pun menceritakan keadaan Bella kepada
Teresia selaku Ketua Remaja. kemudian Teresia memimpin pertemuan. Mereka
membahas acara bakti natal yang akan dilaksanakan tahun ini, Teresia
menjelaskan bahwa wujud bakti natal bukan hanya materi tetapi dapat berupa motivasi dan perhatian. Maka mereka sepakat melakukan kunjungan ke rumah
Jordan yang sudah lama tidak datang ke gereja, Bella yang yatim piatu dan Merry
yang sudah lama terbaring sakit. Kemudian Teresia membagi remaja menjadi 2
kelompok. Kelompok pertama terdiri dari Maikel, Moses, Peter dan Andrea yang
akan mengunjungi Jordan, sedangkan kelompok kedua terdiri dari Viktor, Mika,
Syellow dan Freddy yang akan mengunjungi Bella. Selanjutnya kedua kelompok akan
bergabung kembali saat mengunjungi Merry. Setelah semuanya sepakat Terecia
menutup pertemuan dan merekapun pulang
dengan hati yang bersukacita.
(Selama
narasi dibacakan, pemain tampil dipanggung melakoni adegan sesuai dengan
narasi)
Adegan 3
Pemain:
Jordan, Moses, Maikel, Peter, Andrea
Keesokan
harinya remaja kelompok 1 pergi ke rumah Jordan. Jordan adalah remaja yang
punya bnayak talenta, namun sayang kurang
di perhatikan orang tuanya sehingga ia menyibukkan diri dengan kegiatan ekskul
dan kegiatan band. Suatu ketika Ia merasa galau karena dalam pertandingan
basket timnya kalah dan nilainya anjlok disekolah. Remaja mendapati Jordan
sedang kesal dan menyambut kehadiran mereka dengan malas. (Jordan kesal,
membanting HP/bola basket nya)
Moses : Syalom bang…apa kabarnya?
Jordan :
(ketus) Baik bro… ngapain nih rame-rame?
Maikel : selama ini
abang kemana aja?
Andrea : kami mau ajak abang latihan persiapan natal!
Jordan : alah… kalian ajalah! Aku sibuk, banyak
kegiatanku dan kalian jangan tambah bebankulah (menggaruk-garuk kepala)
Peter : emang ada masalah apa bang? (memegang pundak
Jordan)
Jordan : aku capek dengan hidupku! Nilaiku anjlok, kalah
di turnamen basket, group band ku
pun terancam bubar… akhir-akhir ini hidupku
sial terus bro…
Andrea : kami prihatin bang, tapi ketika punya masalah, harusnya
kita datang kepada Tuhan…
Maikel : iya bang… serahkanlah segala kekuatiran abang kepada Tuhan Yesus, maka ia kan memelihara
hidup abang…
Jordan : (termenung) kamu benar bro! Sebenarnya aku
ingin datang kepada Tuhan, tapi ngerasa sudah terlambat…
Andrea : kenapa bang?
Jordan : sudah lama aku gak ke gereja!
Andrea :
bang… bagi Tuhan gak ada kata terlambat!
Moses : benar bang, kami pengen lihat abang main gitar
di gereja lagi
Jordan :
ah… yang betul lah bro?
Peter :
100% betuuuul bang… we miss you full….hehehe
Jordan :
(berfikir) Baiklah bro, aku akan gabung lagi. Kapan latihan?
Moses : lusa bang, kami tunggu di gereja ya!
Jordan : oke bro…
Maikel :
terimakasih bang. Kalau gitu kami pamit ya!
Jordan : oke bro… hati-hati!
(pemain meninggalkan panggung)
ADEGAN 4
Pemain:
Bella, Mika, Syellow, Freddy dan Viktor
Kemudian pada
hari Sabtu, remaja kelompok 2 pergi mengunjungi Bella. Bella merupakan anak
yatim piatu, orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Sejak ditinggal
orangtuanya ia menjual koran agar dapat melanjutkan sekolah. Di tengah jalan
mereka mendapati Bella sedang bersedih.
Bella : aduh…koq sepi kali hari ini….sampe jam segini koranku
belum ada yang laku.
ah…
susahnya hidup ini…. Mak…Pak….kenapa kalian begitu cepat meninggalkanku…(sedih)
Mika : Bella…ada apa? Kenapa kamu sedih?
Bella : (menatap
pemain satu persatu)
Freddy :
sebenarnya kami mau kerumahmu Bel?
Bella : emangnya ada apa mau kerumahku?
Viktor : kami pengen lihat kamu dek, kami tahu kamu
masih sedih karena kepergian orangtuamu..
Freddy : dan kami ingin berteman dengan kamu Bel..
Bella :
(tertunduk sedih) aku enggak pantas jadi
teman kalian bang, aku ini miskin dan gak punya siapa-siapa… Aku hanya penjual
koran, nanti kalian diejek kalau berteman sama aku.
Viktor : jangan ngomong seperti itu dek, di mata Tuhan
kita semua sama, kami tulus ingin berteman denganmu.
Syellow : iya Bel, dan pada
hari natal nanti kami pengen kali kamu bersama-sama dengan kami di gereja.
Bella : apakah aku pantas ke rumah Tuhan? Aku gak punya
apa-apa untuk dipersembahkan kepada Tuhan? (tertunduk malu)
Viktor :
Bella, bukan harta yang penting bagi Tuhan, tetapi
persembahkanlah tubuhmu kepadaNya, sebab itulah persembahan yang hidup, kudus
dan yang berkenan kepada Tuhan.
Freddy : Iya Bel…dan itulah yang disebut ibadah
sejati..
Bella : Jadi..aku boleh merayakan natal bersama
kalian?
Semua Remaja : boleh dong…
Bella : (senang) Oke deh teman-teman, makasih ya!
Viktor :
sama-sama dek… kalau gitu kami pamit yah!
Bella : oke bang…
(pemain meninggalkan panggung)
ADEGAN 5
Pemain:
Merry, Semua Remaja
Pada hari minggu Bella dan Jordan menepati janjinya, mereka
bergabung bersama remaja HKBP Efrata menjenguk Merry yang sakit. Merry sudah
lama terbaring sakit dirumahnya, dokter belum menemukan apa sebenarnya
penyakitnya. Merry sedih dan hampir putus asa karena ia ingin merayakan natal
di Gereja.
Terecia : syalom
Merry…
Merry : (terkejut) eh teman-teman, silahkan masuk!
Terecia : gimana
keadaanmu dek?
Merry : (tertunduk sedih) ya…beginilah…aku gak tau
kapan akan sembuh, aku sudah capek berobat, sudah muak dengan jarum suntik
apalagi obat-obatan ini…
Andrea : Sabar ya
kak..(memegang tangan Merry)
Merry : sampai sekarang penyakitku pun belum
ketahuan…sebenarnya sakit apalah ini………..
Terecia : sabar dek…
jangan putus asa dan berharaplah kepada Tuhan!
Merry :
sabar sampai kapan? Aku ingin sekolah!
Ingin natalan dengan kalian! Entahlah…entah kapan doaku dijawab Tuhan….
Terecia : Jangan
ngomong seperti itu dek.. kamu harus
kuat sebab Tuhan memiliki rencana yang indah bagi hidupmu dan doamu akan
dijawab tepat pada waktuNya.
Merry : mungkin kakak benar tapi aku lelah…….
Terecia : jangan
begitu dek… Kalau Tuhan dapat menghidupkan Lazarus yang mati, percayalah Tuhan
akan menyembuhkanmu…
Merry : (tertunduk hampir menangis) Iya kak…. Tuhan
pasti menyembuhkanku! Terimakasih ya teman-teman…
Maikel : Wah… alangkah sukacitanya hati kita semua
karena sekarang Merry memiliki pengharapan untuk disembuhkan Tuhan.
Syellow : bukan karena
Merry aja, tapi Mika juga sudah menyadari kecerobohannya yang pamer HP baru sampai dirampok orang loh..
(melirik Mika)
Freddy : Loh kapan itu?
Mika : kemarin dulu…hehehehe (nyengir)
Viktor : gak hanya itu dongan… sukacita kita semakin
bertambah karena kehadiran kau
Lae…(merangkul Jordan)
Jordan : Heheheh.. aku kan sudah janji bro…
Terecia : (sumringah)
Adek-adek sekalian…hari ini kita begitu bersukacita karena Bella sudah berada
di tengah-tengah kita. (merangkul Bella).
Bella…
kami sepakat untuk memberikan bakti natal tahun ini kepadamu! Maikel, berikan bakti
natal kita kepada Bella!
Maikel : (memberikan bingkisan) Bella…terimalah dengan
senang hati!
Bella : (terharu) terimakasih teman-teman. Tahun ini
Yesus benar-benar lahir dihatiku!
Terecia : Kalau
begitu kita semua harus bersyukur kepada Tuhan. Mari kita bersyukur melalui
pujian “Sungai sukacitaMu” (Viktor
memainkan gitar)
Semua :
Sungai sukacitaMu mengalir dalamku……dst
Akhirnya
semuanya bersukacita. Tidak ada lagi Jordan yang galau, Bella yang sedih maupun
Merry yang putus asa. Remaja HKBP Efrata sudah melakukan sebuah pelayanan yang
tidak biasa, bahwa Natal adalah saat yang tepat untuk memberi kepada Tuhan dan
sesama. Yesus berkata: “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk
salah seorang dari saudaraku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya
untuk Aku.” Maka sesuai dengan thema natal tahun ini “Memberi untuk menerima”,
marilah kita memberi untuk Tuhan dan sesama, karena apa yang kita tabur, itu
juga yang akan kita tuai.
********END********