Minggu, 18 Januari 2015

Drama "BAKTI NATAL"


By Remaja HKBP Takengon


Pemain dan Watak Pemain:
1.       Yessi              : Bella (penjual koran, yatim piatu, pemurung)
2.       Yeben           : Jordan (anak orang kaya, jago basket dan seni, malas gereja)
3.       Juwita           : Merry (sakit, gampang putus asa)
4.       Salsa              : Mika (anak orang kaya, manja, agak sombong)
5.       Angel            : Syellow (teman dekat Mika, penyabar dan bijaksana)
6.       Tasya             : Andrea (penyayang)
7.       Kristin           : Terecia (ketua remaja, bijaksana)
8.       Riki                 : Victor (dewasa dan sebaya dengan Jordan)
9.       Anggi             : Freddy & Perampok 1
10.   Gabriel         : Moses & Perampok 2
11.   Peter             : Peter  (Lucu dan nge fans kepada Jordan)
12.   Willy              : Maikel (pemberani dan percaya diri)

Latar panggung:
1.       Sudut jalanan kota
2.       Sudut Gereja
3.       Sudut rumah Jordan
4.       Pembaringan Merry yang sakit

Property:
-          HP
-          Bingkisan natal
-          Bola basket/gitar
-          Koran
-          Obat-obatan
-          Dll


ADEGAN 1
Pemain: Bella, Merry, Jordan dan Mika
               
Setiap tahun umat Kristen di seluruh dunia merayakan indahnya natal dengan berbagai cara, baik di rumah maupun di gereja. Berbagai persiapan mulai di lakukan bahkan sejak bulan Oktober, seperti mempersiapan baju baru, pohon natal baru, penampilan baru dan persiapan lainnya. Namun  terkadang kita lupa bahwa tidak semua orang dapat merasakan sukacita Natal, mungkin ada yang sakit, yang lupa kepada Tuhan karena harta, yang sibuk dengan pekerjaanya, atau yang mengalami kesulitan ekonomi. Hal inilah yang di alami beberapa anak Tuhan di kota  Efrata, di saat kebanyakan orang mulai berbenah menyambut natal mereka mengalami kesedihan .
                (Merry, Jordan dan Bella tampil di panggung di iringi lagu Gema Natal-Rezki Ananta. Mereka sedih dan tidak ada sukacita yang mereka rasakan)
1.       Bella memeluk Koran dengan wajah murung dan lelah, teringgat alm.kedua orang tuanya dan menangis meratapi nasib.
2.       Jordan remaja dengan banyak talenta tapi kurang di perhatikan orang tuanya. Ia merasa galau karena dalam pertandingan basket timnya kalah serta nilainya anjlok disekolah.
3.       Merry telah lama terbaring sakit, ia me.rasa lelah dan putus asa karena penyakitnya sampai sekarang belum diketahui para medis


ADEGAN 2:
Pemain: Mika, Syellow, Bella, Remaja HKBP Efrata

                Di suatu sore remaja HKBP Efrata akan melakukan pertemuan untuk membahas acara bakti Natal maka,  dua anggota remaja  yaitu Mika dan Syellow berangkat bersama-sama. Mika adalah anak dari keluarga kaya raya yang memiliki sifat manja dan agak sombong. Diperjalanan Mika memamerkan HP barunya kepada Syellow.
Mika                      :  (menunjukan HP) Syellow lihat ni HP baruku! HP ini dibeli papa ku di luar negri, canggih  banget lo, aku bisa selfi (memperagakan selfi), BBMan, belanja oline dan masih banyak lagi….
Syellow                :  wah…kerennya…pasti mahal ya harganya…
Mika                      :  iya dong….. harganya 8 Juta…
Syellow                :  (takjub) ya ampun mahalnya…. Bukannya pemborosan tu Mik…?
Mika                      :  hellooo…. bagi keluarga ku uang segitu gak ada apa-apanya ya.. Bilang aja kamu sirik makanya kamu bilang pemborosan! (kesal)
Syellow                :  ya ampun Mik…. teganya kamu nuduh aku sirik (sedih)
Mika                      :  makanya jangan bilang boros dong, emangnya belinya pake uang kamu (tiba-tiba datang pencopet dan mencopet hp Mika, ia terjatuh) aduh…HP ku…. Tolong…….Tolong (Syellow mencoba mengejar pencopet tapi gagal)  HP ku ……huhuhuhhu…balikin HP ku…….huhuhuhuhuhu (menangis tersedu-sedu)
Syellow                :  (menolong Mika bangun) sudah Mik…sudah, ikhlasin aja ya….
Mika                      :  huhuhuhuhuhu..itu HP kesayanganku…enak aja diikhlasin…
Syellow                :  sabar Mik, semua harta yang kita punya adalah titipan Tuhan, mungkin HP itu bukan rezeki kamu. Lihatlah si Bella (menunjuk Bella yang menjajakan Koran) hidupnya sangat susah, setiap hari dia harus menjual koran..hidupmu jauh lebih beruntung.
Mika                      :  (Memperhatikan Bella) iya sih…. Apa mungkin aku di hukum Tuhan ya karna tadi ngomong kasar sama kamu?
Syellow                :  Enggak kok, mungkin ini teguran agar kamu jangan ceroboh dan memperhatikan orang lain yang lebih susah.
Mika                      :  iya sih… dan kayaknya kita harus bantu Bella, kasihan lihatnya….
Syellow                :  iya Mik. Gimana  kalau kita bilang aja ke kak Terecia, kabarnya remaja mau buat acara bakti natal loh…
Mika                      :  iya… ayo kita ke gereja sekarang (Mika dan Syellow menuju gereja)

Setibanya di gereja, Mika dan Syellow bertemu dengan anggota remaja HKBP Efrata yang lain. Mika pun menceritakan keadaan Bella kepada Teresia selaku Ketua Remaja. kemudian Teresia memimpin pertemuan. Mereka membahas acara bakti natal yang akan dilaksanakan tahun ini, Teresia menjelaskan bahwa wujud bakti natal bukan hanya materi tetapi dapat  berupa motivasi dan perhatian. Maka  mereka sepakat melakukan kunjungan ke rumah Jordan yang sudah lama tidak datang ke gereja, Bella yang yatim piatu dan Merry yang sudah lama terbaring sakit. Kemudian Teresia membagi remaja menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama terdiri dari Maikel, Moses, Peter dan Andrea yang akan mengunjungi Jordan, sedangkan kelompok kedua terdiri dari Viktor, Mika, Syellow dan Freddy yang akan mengunjungi Bella. Selanjutnya kedua kelompok akan bergabung kembali saat mengunjungi Merry. Setelah semuanya sepakat Terecia menutup pertemuan  dan merekapun pulang dengan hati yang bersukacita.
(Selama narasi dibacakan, pemain tampil dipanggung melakoni adegan sesuai dengan narasi)

Adegan 3
Pemain: Jordan, Moses, Maikel, Peter, Andrea
               
                Keesokan harinya remaja kelompok 1 pergi ke rumah Jordan. Jordan adalah remaja yang punya bnayak talenta, namun sayang  kurang di perhatikan orang tuanya sehingga ia menyibukkan diri dengan kegiatan ekskul dan kegiatan band. Suatu ketika Ia merasa galau karena dalam pertandingan basket timnya kalah dan nilainya anjlok disekolah. Remaja mendapati Jordan sedang kesal dan menyambut kehadiran mereka dengan malas. (Jordan kesal, membanting HP/bola basket nya)
Moses                  : Syalom bang…apa kabarnya?
Jordan                  : (ketus) Baik bro… ngapain nih rame-rame?
Maikel                  : selama ini abang kemana aja?
Andrea                 : kami mau ajak abang latihan persiapan natal!
Jordan                  : alah… kalian ajalah! Aku sibuk, banyak kegiatanku dan kalian jangan tambah bebankulah (menggaruk-garuk kepala)
Peter                     : emang ada masalah apa bang? (memegang pundak Jordan)
Jordan                  : aku capek dengan hidupku! Nilaiku anjlok, kalah di turnamen basket,  group band ku pun  terancam bubar… akhir-akhir ini hidupku sial terus bro…
Andrea                 : kami prihatin bang, tapi ketika punya masalah, harusnya kita datang kepada Tuhan…
Maikel                  : iya bang…  serahkanlah segala kekuatiran abang  kepada Tuhan Yesus, maka ia kan memelihara hidup abang…
Jordan                  : (termenung) kamu benar bro! Sebenarnya aku ingin datang kepada Tuhan, tapi ngerasa sudah terlambat…
Andrea                 : kenapa bang?
Jordan                  : sudah lama aku gak ke gereja!
Andrea                 : bang… bagi Tuhan gak ada kata terlambat!
Moses                  : benar bang, kami pengen lihat abang main gitar di gereja lagi
Jordan                  : ah… yang betul lah bro?
Peter                     : 100% betuuuul bang… we miss you full….hehehe
Jordan                  : (berfikir) Baiklah bro, aku akan gabung lagi. Kapan latihan?
Moses                  : lusa bang, kami tunggu di gereja ya!
Jordan                  : oke bro…
Maikel                  : terimakasih bang. Kalau gitu kami pamit ya!
Jordan                  : oke bro… hati-hati!
(pemain meninggalkan panggung)

ADEGAN 4
Pemain: Bella, Mika, Syellow, Freddy dan Viktor
                Kemudian pada hari Sabtu, remaja kelompok 2 pergi mengunjungi Bella. Bella merupakan anak yatim piatu, orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Sejak ditinggal orangtuanya ia menjual koran agar dapat melanjutkan sekolah. Di tengah jalan mereka mendapati Bella sedang bersedih.
Bella                      :  aduh…koq sepi kali hari ini….sampe jam segini koranku belum ada yang laku.
                                   ah… susahnya hidup ini…. Mak…Pak….kenapa kalian begitu cepat meninggalkanku…(sedih)
Mika                      : Bella…ada apa? Kenapa kamu sedih?
Bella                      :  (menatap pemain satu persatu)
Freddy                 : sebenarnya kami mau kerumahmu Bel?
Bella                      :  emangnya ada apa mau kerumahku?
Viktor                   :  kami pengen lihat kamu dek, kami tahu kamu masih sedih karena kepergian orangtuamu..
Freddy                 :  dan kami ingin berteman dengan kamu Bel..
Bella                      : (tertunduk sedih) aku enggak pantas jadi teman kalian bang, aku ini miskin dan gak punya siapa-siapa… Aku hanya penjual koran, nanti kalian diejek kalau berteman sama aku.
Viktor                   :  jangan ngomong seperti itu dek, di mata Tuhan kita semua sama, kami tulus ingin berteman denganmu.
Syellow                :  iya Bel, dan pada hari natal nanti kami pengen kali kamu bersama-sama dengan  kami di gereja.
Bella                      :  apakah aku pantas ke rumah Tuhan? Aku gak punya apa-apa untuk dipersembahkan kepada Tuhan? (tertunduk malu)
Viktor                   : Bella, bukan  harta yang penting bagi Tuhan, tetapi persembahkanlah tubuhmu kepadaNya, sebab itulah persembahan yang hidup, kudus dan yang berkenan kepada Tuhan.
Freddy                 :  Iya Bel…dan itulah yang disebut ibadah sejati..
Bella                      :  Jadi..aku boleh merayakan natal bersama kalian?
Semua Remaja :  boleh dong…
Bella                      :  (senang) Oke deh teman-teman, makasih ya!
Viktor                   : sama-sama dek… kalau gitu kami pamit yah!
Bella                      :  oke bang…
(pemain meninggalkan panggung)


ADEGAN 5
Pemain: Merry, Semua Remaja
               
Pada hari minggu Bella dan Jordan menepati janjinya, mereka bergabung bersama remaja HKBP Efrata menjenguk Merry yang sakit. Merry sudah lama terbaring sakit dirumahnya, dokter belum menemukan apa sebenarnya penyakitnya. Merry sedih dan hampir putus asa karena ia ingin merayakan natal di Gereja.
Terecia                 :   syalom Merry…
Merry                   :   (terkejut) eh teman-teman, silahkan masuk!
Terecia                 :   gimana keadaanmu dek?
Merry                   :   (tertunduk sedih) ya…beginilah…aku gak tau kapan akan sembuh, aku sudah capek berobat, sudah muak dengan jarum suntik apalagi obat-obatan ini…
Andrea                 :   Sabar ya kak..(memegang tangan Merry)
Merry                   :   sampai sekarang penyakitku pun belum ketahuan…sebenarnya sakit apalah ini………..
Terecia                 :   sabar dek… jangan putus asa dan berharaplah kepada Tuhan!
Merry                   :   sabar sampai kapan? Aku ingin sekolah! Ingin natalan dengan kalian! Entahlah…entah kapan doaku dijawab Tuhan….
Terecia                 :   Jangan ngomong seperti itu dek..  kamu harus kuat sebab Tuhan memiliki rencana yang indah bagi hidupmu dan doamu akan dijawab tepat pada waktuNya.
Merry                   :   mungkin kakak benar tapi aku lelah…….
Terecia                 :   jangan begitu dek… Kalau Tuhan dapat menghidupkan Lazarus yang mati, percayalah Tuhan akan menyembuhkanmu…
Merry                   :   (tertunduk hampir menangis) Iya kak…. Tuhan pasti menyembuhkanku! Terimakasih ya teman-teman…
Maikel                  :   Wah… alangkah sukacitanya hati kita semua karena sekarang Merry memiliki pengharapan untuk disembuhkan Tuhan.
Syellow                :   bukan karena Merry aja, tapi Mika juga sudah menyadari kecerobohannya  yang pamer HP baru sampai dirampok orang loh.. (melirik Mika)
Freddy                  :   Loh kapan itu?
Mika                      :   kemarin dulu…hehehehe (nyengir)
Viktor                    :   gak hanya itu dongan… sukacita kita semakin bertambah  karena kehadiran kau Lae…(merangkul Jordan)
Jordan                  :   Heheheh.. aku kan sudah janji bro…
Terecia                 :   (sumringah) Adek-adek sekalian…hari ini kita begitu bersukacita karena Bella sudah berada di tengah-tengah kita. (merangkul Bella).
                                    Bella… kami sepakat untuk memberikan bakti natal tahun ini kepadamu! Maikel, berikan bakti natal kita kepada Bella!
Maikel                  :   (memberikan bingkisan) Bella…terimalah dengan senang hati!
Bella                      :   (terharu) terimakasih teman-teman. Tahun ini Yesus benar-benar lahir dihatiku!
Terecia                 :   Kalau begitu kita semua harus bersyukur kepada Tuhan. Mari kita bersyukur melalui pujian “Sungai sukacitaMu”  (Viktor memainkan gitar)
Semua                  :   Sungai sukacitaMu mengalir dalamku……dst

                Akhirnya semuanya bersukacita. Tidak ada lagi Jordan yang galau, Bella yang sedih maupun Merry yang putus asa. Remaja HKBP Efrata sudah melakukan sebuah pelayanan yang tidak biasa, bahwa Natal adalah saat yang tepat untuk memberi kepada Tuhan dan sesama. Yesus berkata: “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” Maka sesuai dengan thema natal tahun ini “Memberi untuk menerima”, marilah kita memberi untuk Tuhan dan sesama, karena apa yang kita tabur, itu juga yang akan kita tuai.



********END********

DRAMA PASKAH "KEBANGKITAN YESUS"

Sebuah fragmen karya HKBP Takengon yang diperankan oleh Punguan Ina HKBP Takengon untuk memperingati hari paskah tahun 2012. Drama ini diada...